Titaniumnews.id. Jember – Malang nasib Rama (12) , bocah laki –laki ini tinggal bersama kakek dan neneknya, setelah orangtuanya berpisah. Ia sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya semenjak 12 Tahun lalu. Ukuran kepalanya lebih besar dari ukuran kepala anak-anak normal, akibat penyakit hidrosepalus.
Bocah malang ini tidak lagi didampingi kedua orang tuanya. Ayah ibunya sudah bercerai dan pergi merantau meninggalkannya begitu saja hanya karena desakan kebutuhan ekonomi. Sejak dilahirkan, Rama tinggal bersama Kakeknya Sunari yang harus pontang panting mengurusnya.
Bocah ini hidup ditengah himpitan kemiskinan Kakek dan Neneknya yang hanya bekerja sebagai sebagai tukang pijat keliling dan buruh serabutan. Sunari ( 70 ) dan Janipa ( 65 ), selama ini hanya mengharapkan uluran tangan orang lain untuk membantu biaya pengobatannya. Mereka ingin cucunya sembuh normal dan bisa beraktifitas sama dengan teman sebayanya.
Karena tak punya biaya berobat. Rama terpaksa dirawat dirumah. Lantaran tidak mendapat penanganan medis ukuran kepalanya terus membesar. Seiring perkembangan usianya, Rama terus bertahan dari serangan penyakitnya meskipun Ia hanya terbaring lemah tak berdaya dengan perawatan ala kadarnya.
Jumat ( 10/01/2019), Kisah getir yang dihadapi bocah malang tersebut sampai terdengar AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum ketika melakukan kegiatan penghijauan di Polsek Tanggul. Kapolres pun mengunjungi kediamananya didampingi Tim Kesehatan Polres Jember, Unsur Muspika dan 3 Pilar Desa Sukorejo Kecamatan Gumuk Mas, Jember.
Kedatangan orang nomor 1 Kepolisian di Jember , disambut dengan tangis haru Nenek Janipah. Pagi itu, Ia menanti dengan rasa penuh harap, tubuh Nenek Janipah tampak gemetaran. Sorot mata berkaca-kaca. Wajahnya berubah jadi berbinar bahagia, di saat AKBP Alfian Nurrizal mendekati lalu menyapa hangat dan menyalaminya. Nenek Janipah pun terisak dalam tangis lantas spontan memeluk dan mencium tangan Kapolres.
Tak berselang lama, Kapolres menegok Rama yang sedang terbaring di tempat tidur lapuknya. Ia pun terlihat tak dapat bergerak banyak. Melihat Pria berpawakan besar nan rupawan datang menghampirinya, Bocah ini mulai tersenyum indah, terdengar sayup –sayup bersuara lirih “Terima Kasih“.
Sesekali Kapolres mengusap, mengajak bercanda sembari menyuapi makanan. Mencoba memberikan semangat sebagai obat pelipur lara. Dalam kesempatan itu, Kapolres Jember memberikan paket sembako dam santunan tali asih berupa uang tunai untuk membantu biaya Pengobatannya.
“Kami sudah instruksikan Tim Kesehatan Urkes Polres Jember akan melakukan perawatan dan pemantauan kesehatan secara berkala bagi adik rama. Setiap bulan akan Kami cek kondisinya. Kami juga sudah memberikan nomor telepon bila sewaktu-waktu membutuhkan bantuan “ Ujar Kapolres Jember.
Lebih lanjut Lulusan Akpol Tahun 2000 ini, menyatakan apresiasinya terhadap warga dan relawan yang sudah banyak memberi perhatian kepada Rama.
“Semoga Allah memberikan jalan kesehatan dan bisa pulih kembali” Harapnya.
(Hms/Enno)