Wow, Polwan di Trenggalek Dibekali Kemampuan Negosisasi

0
847

Polres Trenggalek – Setelah sukses dengan pelatihan pengendalian massa yang diadakan beberapa minggu lalu, kali ini Polres Trenggalek turut menghadirkan polwan-polwan tangguh dan berbakat yang menjadi daya tarik tersendiri dalam pelatihan dalmas yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek. Senin (5/11)

Selaku Instruktur, Iptu Supadi, S.H., yang juga menjabat Kasubbaghumas mengungkapkan, pelibatan Polwan dalam penanganan unjukrasa cukup efektif meredam emosi sehingga tidak sampai melakukan tindakan anarkhis atau pelanggaran hukum lainnya.

“Bukan Cuma Polki saja yang perlu digodok keterampilannya, Polwan pun juga tidak boleh kalah. Salah satunya dengan mengasah kemampuan bernegosiasi.” Ucap Iptu Supadi

Beberapa polwan yang mengambil peran sebagai pasukan dalmas  awal terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan. Tidak hanya didapuk sebagai pasukan dalmas, tiga polwan lainnya Bripda Rastri, Bripda Ayu, dan Bripda Andini unjuk kelihaian melakukan negosiasi dengan massa pengunjuk rasa.

 “Di masyarakat, Polwan menjadi salah satu panutan masyarakat terutama dikalangan remaja. Menjadi polwan itu bukanlah perjuangan yang mudah. Untuk itu tunjukkan bahwa Polwan Polres Trenggalek itu militan, profesional, dan berintegritas tinggi.”Tegas AKP Supadi menggugah semangat Para Polwan disela-sela latihan

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Trenggalek, Iptu Sardono menambahkan, untuk latihan Salmas kali ini menggunakan formasi ikatan kompi dengan jumlah peserta mencapai 200 orang. Peserta kemudian di bagi menjadi beberapa peleton, yakni Dalmas awal dan Dalmas lanjutan.

“Nah pada posisi Dalmas awal tanpa peralatan ini lah peran Polwan sebagai negosiator diperlukan. Tugas mereka tidak mudah karena harus bernogisiasi dengan pimpinan massa sekaligus meredam emosi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan” Terang Iptu Sardono

Lebih lanjut Iptu Sardono mengatakan, dalam keterampilan bernegosiasi memiliki peran cukup penting. Keterampilan inilah yang harus terus di latihkan agar sebagai tim negosiator, Polwan benar-benar kompeten dan bermental tangguh dalam menghadapi massa.

“Harus punya sikap pantang menyerah, komunikatif, cerdas dan berwawasan, peka terhadap segala situasi yang akan terjadi.”Pungkas Iptu Sardono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here