Titaniumnews – Satlantas Polres Trenggalek turut berpatisipasi dalam acara kampanye simpatik anti Narkoba yang diselenggarakan oleh BNN Kabupaten Trenggalek di Hutan Kota (Huko) Trenggalek dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tepat hari ini tanggal 28 Oktober 2018. Kehadiran personel Satlantas tersebut untuk mendukung gerakan anti Narkoba sekaligus mensosialisasikan tertib berlalu lintas dan operasi Zebra Semeru 2018. Minggu (28/10)
Disela-sela acara yang diikuti awali dengan konvoi bersama di seputaran kota Trenggalek tersebut, Unit Dikyasa Satlantas yang dipimpin oleh Iptu Agustyo, S.H bersama beberapa anggota menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap BNN Kabupaten Trenggalek.
“Kami dari Satlantas Polres Trenggalek sangat mendukung terselenggaranya acara ini. Kampanye anti Narkoba ini sangat penting untuk membentengi masyarakat khususnya generasi muda agar terhindar dan tidak menjadi korban dari bahaya Narkoba” Ucap Iptu Agustyo
Iptu Agustyo menuturkan, sama halnya seperti Narkoba, kecelakaan lalu lintas di jalan juga menelan korban yang tidak sedikit. Akibatnya, banyak diantara korban kecelakaan yang harus kehilangan masa depan.
“Banyak ditemukan kecelakaan lalu lintas yang berawal dari pelanggaran yang didominasi faktor manusianya. Bukan saja merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.” Ujar Iptu Agustyo
Oleh sebab itu, masih kata Iptu Agustyo, pihaknya mengajak semua yang hadir untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas dan berkendara yang berkeselamatan. Berkendara dengan mengutamakan keselamatan.
“Gunakan helm SNI, sabuk pengamanan. Jangan gunakan HP saat berkendara. Dan yang paling penting berdoa sebelum berangkat” ujar Iptu Agustyo.
Guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terhitung sejak tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 nanti Polri akan menggelar operasi khusus kewilayahan dengan sandi Operasi Zebra Semeru 2018 dengan fokus utama adalah bidang kelalu lintasan.
“Operasi Zebra 2018 dilaksanakan selama 14 hari dengan sasaran kelengkapan kendaraan, penggunaan HP, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan dan pengemudi yang mengkonsumsi Miras dan Narkoba” Jelasnya
“Mari kita bersama-sama menjadi pelopor berlalu lintas. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan” Pungkas Iptu Agustyo.
Acara di tutup dengan pembacaan Sumpah Pemuda dan deklarasi sumpah anti narkoba yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.