Titaniumnews – Masalah Media sosial ternyata memberi pengaruh luas dan saling mengait dengan kehidupan sehari-hari, sehingga membuat media sosial menjadi isu yang sangat relevan dan mendesak untuk ditelaah lebih dalam lagi oleh jajaran Kepolisian. Apalagi mengingat kecepatan pengembangan media sosial, masih menjadi topik baru bagi polisi. Selasa (13/11/2018)
Saat ini bukan saja di Indonesia, namun banyak Kepolisian lain yang juga semakin dihadapkan dengan penggunaan media sosial dalam kegiatan mereka sehari-hari, dan mereka masih tertatih-tatih menghadapi hal itu. Sementara, cara dan kecepatan integrasi media sosial untuk Kepolisian ternyata semakin bervariasi.
Dalam perkembangan dunia maya didapatkan informasi bahwa ternyata fenomena media sosial dapat mempengaruhi budaya baru termasuk budaya pekerjaan Polisi dalam berhadapan dengan media sosial sebagai sebuah kekuatan baru ditengah tengah masyarakat.
Lebih daripada itu, Polisi juga perlu melibatkan ruang media sosial untuk berinteraksi dengan publik karena media sosial dewasa ini ternyata dapat mempengaruhi perubahan hubungan antara warga dengan berbagai pihak termasuk dengan negara dan institusi yang ada di dalamnya.
Polri dalam menghadapi perkembangan dunia maya, diantaranya Media sosial sebagai sumber informasi kriminal dan bagaimana Polisi bisa memiliki suara di media sosial atau bagaimana Media sosial bisa digunakan untuk corong informasi intitusi Kepolisian maka perlu dikelola dengan baik.
Dalam pengelolaannya atau memanage Media perlu metode dan kecerdasan serta Leader seorang Manager yang mumpuni dibidangnya agar menghasilkan produk media yang bisa bersaing dengan perkembangan dunia milenial.
Adalah AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K, M.S.i sang Nakoda Polres Tuban yang telah memoles humas Kesatuannya menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan oleh institusi Kepolisian. Dan sangat pantas sekali beberapa minggu lalu tepatnya tgl 31 Oktober 2018 pria dengan dua melati dipundaknya mendapat penghargaan dari Mitrapol sebagai Kapolres Media Sosial yang diserahkan langsung oleh mantan Kapolri Jenderal Pol Pur Roesman hadi di gedung Bhayangkari Mabes Polri.
“Alhamdulillah Polres Tuban kembali membanggakan, sekarang, leading sektornya Kabagops, Kasubbag Humas dan seluruh jajaran Humas baik Polres & Polsek serta Tim Cyber” Tutur AKBP Nanang Haryono.
Belum genap dua pekan, kembali prestasi di torehkan Polres Tuban di Jajaran Polda Jatim dalam pengelolaan dunia maya.
Dalam paparan oleh Kapolda Jatim dilanjutkan oleh Wakapolda pada acara Anev hari Jum’at tgl 9 November 2018 di gedung Rupatama Polda Jatim, Polres Tuban membuktikan kembali tajinya dengan mendapat prestasi yaitu, Polres Tuban ranking ke-2 Polres teraktif dlm viralisasi.
Selain itu, Polres Tuban juga ranking ke-1 dalam Polres teraktif dalam cyber patrol isu terkini, dan yang terakhir Polres Tuban kembali masuk dalam Rayon yang menduduki ranking 1 dalam jumlah take down Polres teraktif (Polres Tuban Rayon VI).
Dalam satu kesempatan setelah Vicon Kapolri di ruang Parama Satwika, Kapolres menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kinerja Jajarannya.
“Sekali lagi terima kasih atas kinerja rekan-rekan semuanya, ini sebuah kebanggaan bagi Saya yang sudah berkerja sama dengan Orang-orang terbaik di Polres Tuban ini, Mari bersama-sama kita manage situasi yang sudah terbentuk Ini kita jadikan sebagai lecutan untuk semakin memberikan yg terbaik buat masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya. (gandaazam)