Pupuk Kedamaian Untuk Jatim Kondusif, Kapolda Silahturahmi ke Pengurus AUTADA Probolinggo

0
349

Titaniumnews – Memupuk kedamaian melalui silahturahmi Ulama dan Umaro dalam menjaga kamtibmas kondusif sekaligus mempererat harmonisasi dan memperkuat keutuhan NKRI, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan M.Si beserta rombongan PJU Polda Jatim menyambangi Pengurus Aliansi Ulama Aswaja Tapal Kuda (AUTADA). Selasa 20 November 2018.

Acara yang digelar di halaman Kantor AUTADA di Desa Kalikajar Kulon Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo ini juga dihadiri KH Ali Badri selaku Dewan Pakar AUTADA, Ketua AUTADA KH Moh Hasan Abdul Jalal, Penasehat AUTADA Fauzi Imron Probolinggo, Para Korda AUTADA Jawa Timur, KH. Hasan Fauzi Hasyim Pengasuh Ponpes Nurul Qadim serta Para Wali Santri dan Alumni dari Ponpes Nurul Qodim sebanyak 4000 orang dan sejumlah undangan lainnya.

Menyambut hangat kunjungan Kapolda Jatim, Ketua AUTADA yakni KH Moh Hasan Abdul Jalal pun memberikan cinderamata berupa Sorban sebagai ucapan selamat datang. Irjen Pol Luki Hermawan begitu mengapresiasi sambutan yang diberikan Para Ulama, yang bertepatan dengan kelahiran junjungan dan panutan semua umat Muslim di dunia atau Maulid Nabi Muhammad SAW ini.

Mengawali sambutannya, Kapolda Jatim menyoroti suasana kamtibmas memasuki tahun Demokrasi, dimana kondusifitas keamanan Jawa Timur tak hanya tugas Kepolisian semata, tetapi peran serta Para Ulama adalah hal yang sangat penting.

“Bersama Polri sangat – sangat membutuhkan peran Ulama untuk menjaga kondusifitas keamanan di Jawa Timur selama pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019, karena pengaruh Ulama di Jatim sangat berperan dalam memelihara situasi kamtibmas sebagaimana sudah dilaksanakan pada Pilkada yang lalu” Ujar Irjen Pol Luki Hermawan.

Menyikapi situasi yang memanas dengan maraknya berita yang berpotensi mengadu domba dan memecah belah Kesatuan NKRI, menurut Jenderal Bintang Dua ini hendaklah disikapi dengan sikap tabayyun.

“Memasuki tahun demokrasi sebagaimana kita lihat, suasana yang memanas, saya selaku penjaga Garda terdepan keamanan Jawa Timur mengharapkan peran serta para Ulama untuk mendinginkan suasana dan melawan isu – isu dari luar sehingga tidak berdampak pada ketentraman sesama umat Muslim” Tandas Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga mengatakan dengan bersikap tabayyun dan tidak terprovokasi dengan isu isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, dan terlebih dahulu mengklarifikasi ataupun mencari informasi yang benar, dapat membantu meredam konflik yang dapat merusak persatuan sesama umat muslim.

“Dan itu tak hanya tugas Polisi tapi para Ulama juga berperan serta, meredam dan mengantisipasi sebuah berita atau kabar yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas” Imbuhnya.

“Jangan jadikan Indonesia terpecah belah. Kalau tidak ada niatan dari diri masyarakat masing-masing maka niat untuk menjaga kerukunan tidak dapat terwujud, pesan saya siapapun yang ditakdirkan jadi pemimpin tetap jaga Ukhuwah Islamiyyah dan Ukhuwah Wathoniyah” Pungkas Irjen Pol Luki Hermawan.

KH Fauzi Imron selaku Penasehat AUTADA juga menyampaikan hal senada, melalui silahturahmi Ulama dan Umaro akan dapat memupuk kedekatan dengan tujuan bersama sama menjaga kedamaian juga ketentraman masyarakat.

“Pentingnya silaturahmi bagi umat manusia karena dengan silaturahmi dapat mendekatkan kita pada safaat Nabi Muhammad dan apabila Umaro tetap menjaga silaturahmi kepada Ulama insyaallah umat kita dapat untuk hidup tentram dan damai” Tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, KH Fauzi Imron juga menegaskan, bahwa Autada didirikan untuk menjaga persatuan NKRI, keutuhan NKRI dan terutama menjaga ajaran Ahlush Sunnah Wal Jamaah sehingga pada tiap 3 bulan Autada mengadakan seminar yang intinya agar memberikan wawasan kepada umat tetap menjaga Ahlush Sunnah Waljamaah.

“Mari dukung para Ulama dan Umaro untuk dapat menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia” Pungkas KH Fauzi Imron. (Tatiana Tia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here