Polresta Banyuwangi, Sosialisasi Peluncuran Aplikasi Pengaduan Masyarakat (e-Dumas) Presisi

0
111

Titaniumnews.id.Banyuwangi : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan sejumlah terobosan baru untuk mewujudkan program Polri Presisi. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi pengaduan masyarakat (e-Dumas) untuk memberikan kemudahan bagi warga untuk melaporkan dugaan pelanggaran hukum atau tindak kriminal.

Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin., S.H., S.I.K., M.H. selaku Kapolresta Banyuwangi mengatakan peluncuran aplikasi pengaduan masyarakat ini sebagai media efektif untuk menunjukkan transparasi petugas dalam menjawab laporan warga, tak hanya itu masyarakat pun dapat memantau perkembangan laporan mereka.

“Ini menjadi media yang efektif, karena masyarakat dapat secara langsung mengetahui perkembangan penanganan kasus yang dilaporkan,” kata Kapolresta Banyuwangi saat talkshow di radio VIS FM 101,5 FM, Selasa (04/05).

Lebih lanjut, Kombes Pol Arman juga menyampaikan dengan adanya e-Dumas ini diharapkan masyarakat dapat membuat pengaduan polisi tanpa harus datang ke kantor, upaya ini sebagai bentuk untuk meningkatkan kinerja Polri kedepannya.

“E-Dumas menjadi bagian transparansi Polri dan handling complaint masyarakat luas. Memudahkan masyarakat dalam melaporkan hal-hal yang terkait dengan kinerja Polri dan anggota Polri,” kata Kombes Pol Arman.

Tak hanya itu Kapolresta Banyuwangi juga menambahkan, akan mengklarifikasi terlebih dahulu setiap laporan yang masuk dari masyarakat.

“Ada berbagai macam pentahapan. Terutama untuk menghindari orang-orang tidak bertanggungjawab, tetap kita harus ada klarifikasi. Contoh seperti identitas. Kalau identitas tidak terpenuhi tidak bisa masuk tahap kedua. Semuanya harus bisa terklarifikasi,” ujarnya.

Dengan klarifikasi tersebut, laporan yang masuk ke aplikasi Dumas Presisi bisa dipastikan bukan laporan bohong.

Kapolresta juga mengatakan aplikasi itu bisa diunduh di handphone masing-masing.

“Jadi laporannya bukan laporan bohong-bohongan atau fitnah, tapi yang sebenarnya. Saya yakin kalau masyarakat ada problem, melaporkan, nanti bisa dibuka itu di HP, nanti dicek ada Dumas Presisi bisa di download melalui App Store,” terangnya.

Selain itu, lanjut Arman Asmara, dengan aplikasi Dumas Presisi, masyarakat jadi lebih tahu sejauh mana perkembangan laporannya secara mudah. Sebab, perkembangan kasus akan selalu di update dalam aplikasi tersebut.

“Kalau ada yang nanya perkembangan kasus, nanti kita bisa lihat ada SP2 tahap seperti apa, kita sampaikan. Jadi mempermudah masyarakat misal ada suatu kegiatan maupun laporan sejauh mana sih laporan saya,” ucap Kapolresta Banyuwangi. (tyo_0405)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here