Polresta Banyuwangi Gelar Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

0
332

Titaniumnews.id.Banyuwangi : Polresta Banyuwangi, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, melaksanakan sosialisasi kegiatan ZI (zona integritas) dan tata kelola kepolisian oleh Bag RBP Birorena Polda Jatim, pada hari Selasa (18/01/2022) bertempat di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi.

Kegiatan sosialisasi internal dan tindak lanjut pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2022, dipimpin oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu dan Kabag RBP Birorena Polda Jawa Timur AKBP Juli Setyadi, dihadiri oleh Kabag, Kasat, Kasi, Kasubbag dan Operator Zona Integritas Satker Polresta Banyuwangi.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kita dapat menerima tamu terhormat ketua Tim Bag RBP Rorena Polda Jatim. Dalam 3 tahun terakhir ini kita sudah mendapatkan WBK namun belum mendapat WBBM. Apa yang kita laksanakan sudah sesuai pagu yang ada, namun kembali lagi kita belum mendapatkak rejeki,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi dalam hal ini menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) ini, tidak lain untuk mencapai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani, serta untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Untuk kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program peningkatan pembangunan Zona Integritas WBK Menuju WBBM dibutuhkan komitmen dan dukungan dari seluruh anggota pengemban fungsi baik tingkat Polresta maupun tingkat Polsek jajaran,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan, dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh personil mengerti perihal tahapan, pelaksanaan dan pelaporan kemudian dapat dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi yang diemban sehingga tujuan Reformasi Birokrasi pemerintah dapat terlaksana.

Lebih lanjut, Kombes Pol Nasrun menjelaskan tentang area perubahan reformasi birokrasi, dimana kedepan komponen pengungkit (upaya-upaya yang dilakukan) pada area-area perubahan reformasi birokrasi harus berperan aktif dalam menjalankan program program Zona Integritas.

Kabag RBP Birorena Polda Jatim menyampaikan bahwa pencapaian ZI bukan lah sekedar pelayanan saat ada penilaian namun setiap saat kita dituntut untuk selalu bersikap baik dan ramah dalam memberikan pelayanan.

“Kinerja kita bukan hanya untuk pimpinan namun masyarakat yang akan menjadi juri yang mutlak apakah kita baik atau tidak dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Hilangkan semua permainan kotor, Pungli dan sebagainya, saatnya kita bisa menatap dan menyiapkan Polri kedepan lebih baik,” terang AKBP Yuli Setyadi.

“Sementara untuk komponen hasil dapat dinilai berdasarkan hasil survey kepada masyarakat dan stakeholder terkait dengan Kapasitas dan Akuntabilitas Organisasi, Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerintah yang bersih dan bebas KKN. Untuk dapat menerapkan reformasi birokrasi dalam rangka mempercepat perubahan tata kelola pemerintahan yang baik, maka peran agen perubahan sangat diperlukan,” jelasnya.

Kabag RBP Birorena juga menjelaskan bagaimana cara untuk menerapkan budaya kerja yang baik sebagai kunci revolusi mental.

“Individu yang mengaktualisasikan budaya kerja dapat dilihat dari pemahaman terhadap makna bekerja, sikap terhadap pekerjaan atau apa yang dikerjakan, sikap terhadap lingkungan pekerjaan, sikap terhadap waktu, sikap terhadap alat yang digunakan untuk bekerja, etos kerja dan perilaku ketika bekerja atau mengambil keputusan”, tutupnya. (Tyo_1801)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here