HPSN, Kapolres Madiun Pimpin Langsung Upacara dan Edukasi Pengelolaan Sampah

0
435

Titaniumnews – Bencana lingkungan ditempat pembuangan akhir Leuwi Gajah, Jawa Barat, yang disebabkan oleh buruknya pengelolaan sampah pada tahun 2005 lalu, yang mengakibatkan longsoran dan ledakan gas metana dari timbunan sampah, hingga menenggelamkan dua kampung padat penduduk, serta merenggut 157 korban meninggal dunia, menjadi tonggak awal ditetapkannya tanggal 21 februari sebagai hari peduli sampah Nasional.

Dan setiap tanggal 21 februari Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati semua masyarakat dan intansi terkait, dengan menggelar aksi kepedulian, gotong royong bersihkan sampah serta edukasi langsung ke TPA yang menjadi tempat akhir pengelolaan sampah.

Kamis pagi (21/02/2019) dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono SIK SH M.H digelar upacara peringatan HPSN di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. Upacara HPSN yang dihadiri Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto SH M.Ak, PJU Polres, Para Kapolsek Jajaran Polres Madiun, Muspika Kecamatan Mejayan juga dihadiri Koramil dan DLH Kabupaten Madiun.

Mengambil tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai” dalam sambutan dan amanatnya AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan melalui peringatan HPSN diharapkan semua orang, semua masyarakat akan selalu menjaga kebersihan dan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

“Hari ini melalui hari peduli sampah, saya mengharapkan semua peduli akan kebersihan. Dan paham juga dalam mengelola sampah. Artinya bisa menyediakan fasilitas pembuangan sampah dimulai dari lingkungan sendiri. Memisahkan sampah organic dan non organic” Tutur AKBP Ruruh Wicaksono.

Selesai melaksanakan Upacara Peduli Sampah, kegiatan pun dilanjutkan edukasi pengelolaan sampah dengan meninjau serta melihat langsung pengelolaan sampah di TPA Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan.

Sementara itu, Kabid Kebersihan, Sukarji memberikan penjelasan edukasi kebersihan TPA yang mencakup luas keseluruhan 5 Hektar ini, pengelolaan sampah sudah standart Internasiaonal.

“Sampah yang ditampung ini merupakan dari wilayah Kabupaten Madiun, mulai Madiun Paling Ujung selatan sampai dengan Madiun Ujung timur. Dimana setiap harinya sampah datang sekitar 25 Ton dan yang di kelola adalah sampah rumah tangga yang didapat dan bisa didaur ulang menjadi lebih bermanfaat” Jelas Sukarji. (Tia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here