HPSN di Trenggalek, AKBP Didit : Reduce, Recycle, Re-Use

0
414

Titaniumnews – Kepolisian Resort Trenggalek turut ambil bagian dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019. Secara serentak, jajaran Polres Trenggalek bersama instansi terkait lainnya menggelar aksi bersih-bersih sampah secara serentak di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek. Rabu (20/02)

Polsek jajaran bekerjasama dengan unsur Muspika setempat melaksanakan di lokasi yang telah disepakati di masing-masing kecamatan sedangkan tingkat Polres dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Srabah Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H. turun tangan memimpin langsung aksi bersih-bersih tersebut bersama ratusan personel Polres, instansi terkait dan pelajar. Nampak hadir pula Plt. Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin didampingi beberapa kepala OPD.

“Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Trenggalek mengelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai” jelas AKBP Didit

Masih kata AKBP Didit, Jika tidak diolah dengan baik, sampah bisa menjadi sumber berbagai penyakit. Selain itu akan menimbulkan bau tak sedap serta pemandangan yang kumuh. Karenanya, ia menghimbau agar masyarakat turut serta mendukung pengelolaan sampah. Cara paling mudah salah satunya dengan cara memisahkan antara sampah organik dan non organik.

“Sebagian diantaranya bisa didaur ulang menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat. Mari jadikan Trenggalek lebih hijau dan lebih bersih. Reduce, recycle, re-use.” Imbuhnya

Lebih lanjut, perwira menengah alumni Akpol tahun 2000 ini, di tingkat Polsek, aksi bersih-bersih dilaksanakan di beberapa titik seperti pasar, pusat keramaian maupun fasilitas umum lainnya. Bahkan di kecamatan yang merupakan willayah pesisir, aksi bersih-bersih ini digelar di sepanjang pantai. Masyarakat pun tampak antusias, terbukti dengan banyaknya warga yang turut hadir dan bergabung membantu bersih-bersih sampah.

Sementara itu, Plt. Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyatakan Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu yang mengawali Hari Peduli Sampah Nasional. Jika Masyarakat gagal dalam mengelola sampah, maka kehidupan tidak akan bertahan lama, karena menjadi penyumbang sampah terbesar ke laut.

Pihaknya berharap pengelolan sampah di Trenggalek bukan menjadi pekerjaan institusi yang membidangi saja. Masyarakat memiliki kewajiban yang sama dalam mengelola sampah

“Ada dua cara strategi yaitu kurangi kebiasaan produksi sampah dan menambah paru-paru penyaringan alami” Ucap H. M. Nur Arifin

Dalam acara tersebut, AKBP Didit bersama pejabat lainnya menanam sejumlah pohon di seputaran lokasi TPA dan berkesempatan melihat secara langsung proses pengolahan sampah, pemanfaatan gas metan pembuatan kompos serta uji coba alat berat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here