Hina Polisi di Facebook, Seorang Residivis Diamankan Polres Lumajang

0
426

Titaniumnews – Berawal dari postingan akun facebook HERUDORADORE yang berbunyi *Aneh aneh Polsek Rowokangkung isuk isuk onok oprasi lek butuh duwek kok gak krjo seng gena pegawenane meres wong cilik#*sangatceremet* (Aneh aneh saja Polsek Rowokangkung, pagi pagi sudah gelar operasi. Kalau butuh uang kenapa tidak kerja yang benar, pekerjaannya memeras rakyat kecil#sangat jengkel sekali.Red), yang diunggah melalui group facebook Lumajangsatu.com, pada kamis tanggal 20 Desember 2018 sekira pukul 11.00 Wib.

Dengan postingan yang bernada penghinaan/pencemaran nama baik tersebut, Polsek Rowokangkung melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Lumajang dan dari hasil penyelidikan berhasil mengamankan pemilik akun Facebook HERUDORADOR yang diketahui bernama Heru Siswantoro, laki-laki 24 tahun, kelahiran Lumajang 02 Januari 1994.

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum, membenarkan bahwa telah diamankan seorang terlapor yang diduga telah melakukan ujaran kebencian yang diunggah melalui group facebook Lumajangsatu.com pada hari kamis tanggal 20 Desember 2018 sekira pukul 11.00 Wib.

Sedangkan menurut hasil penyelidikan Data catatan kriminal di Polres Lumajang, pria yang berprofesi sebagai penjual baso dan beralamat di Dusun krajan RT 006 RW 002, Desa Sumberanyar, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang ini tercatat sebagai seorang Residivis kasus pencurian yang sudah pernah dihukum.

Selain itu, sebelumnya yang bersangkutan juga sempat diberhentikan oleh petugas Polsek Rowokangkung yang sedang melakukan razia. Karena mengendarai sepeda motor dijalan umum tanpa menggunakan helm sebagaimana mestinya dan ditegur oleh petugas agar mematuhi penggunaan helm bila mengendarai sepeda motor di jalan umum.

Akibat perjalanannya diberhentikan oleh petugas, yang bersangkutan menulis dalam akun facebooknya seperti yang diunggah dalam group lumajangsatu.com.

“Dari fakta-fakta atas perbuatan terlapor patut diduga ada perbuatan ujaran kebencian yang dapat dipidana penjara paling lama 4 Tahun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 (3) jo Pasal 27 (3) UU RI No.19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 tentang ITE, yang mana perkaranya saat ini masih kita proses” Terang AKP Hasran.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Asral Sahban, SH, SIK, MM, MH saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian, kasus ujaran kebencian yang saat ini sedang dalam proses oleh Satreskrim Polres Lumajang.

“Saya juga menghimbau kepada segenap warga masyarakat khususnya warga masyarakat Lumajang agar lebih bijak dalam menggunakan medsos dan tidak mudah menyebarkan ujaran kebencian apalagi menyebarkan berita Hoax yang kebenarannya masih belum tentu benar” Tutur AKBP Muhammad Asral Sahban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here