Di Laporkan Hilang, Alwi Candra Ditemukan di Kota Surabaya

0
468

Titaniumnews – Bocah laki-laki M. Alwi Candra (12), yang hilang di rumahnya di Dusun Karangsukup, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Lumajang, Senin (31/12/ 2018), akhirnya ditemukan di Kota Surabaya. Kapolres Lumajang AKBP AKBP Arsal Sahban, SH SIK MM MH mengatakan, Alwi Candra sudah dikembalikan kepada orang tua setelah di temukan di Surabaya.

“Alwi ditemukan seorang wanita bernama Indri Atanti (32) warga Raya Tubanan Indah I Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya,” kata AKBP Arsal.

Kemudian Indri Atanti menghubungi Kapolsek Kunir AKP H Khuzaini dan mengirimkan foto dan alamat, Sabtu (5/1/2018) pukul 19.00 WIB. Selanjutnya, Kapolsek menghubungi keluarga untuk memastikan kebenaran foto tersebut adalah M. Alwi Candra anak yang hilang. Setelah melihat foto itu, pihak keluarga membenarkan.

“Setelah dilakukan koordinasi, pada Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 01.00 WIB, keluarga bersama anggota Polsek dan Koramil Kunir berangkat ke Surabaya. Tiba di Jalan Raya Tubanan Indah I Kel. Karangpoh Kecamatan Tandes, Surabaya sekira pukul 04.00 WIB. Mereka menemukan M. Alwi Candra tidur di kursi sebuah rumah kos-kosan dalam kondisi sehat,” terang AKBP Arsal.

Indri Atanti menerangkan bahwa dirinya mengetahui Alwi berada di tempat kos tersebut pada Senin (31/12/2018) sekira pukul 18.00 WIB. Ketika itu, Indri Atanti menanyai Alwi, datang ke Surabaya bersama siapa, ia menjawab sendirian.

“Selama 6 hari di Surabaya, Alwi tidur berpindah pindah dari tempat kos temannya, termasuk di rumah Danu yang juga teman Alwi,” Imbuh AKBP Arsal, mengutip keterangan Indri Atanti.

Indri Atanti mengetahui ada anak hilang dari tetangga kos yang bernama Dina. Sedangkan Dina mengetahui berita tersebut dari pertemanan akun Facebook dengan orang Lumajang.

“Setelah membaca berita anak hilang dan mengetahui ada nomor HP yang bisa dihubungi, selanjutnya Indri menghubungi no HP tersebut,” Kata Kapolres.

Kapolres juga menerangkan, Alwi meninggalkan rumah pada Senin (31/12/2018) sekira pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, Alwi pamit bermain ke rumah Jito, temannya. Alwi nekat meninggalkan rumah dengan membawa uang saku sebesar Rp. 135.000 yang didapat dari uang tabungan.

Dia berangkat dari rumah, lanjut kapolres, dengan berjalan kaki menuju pasar Kunir untuk mencari bentor. Setelah itu, kata Kapolres, Alwi naik bentor ke terminal Wonorejo dengan bayar sebesar Rp. 60 ribu. Selanjutnya Alwi naik bus jurusan Surabaya dengan bayar ongkos Rp 35 ribu.

“Setelah itu Alwi tiba di terminal Bungurasih sore, Alwi naiki lyn membayar Rp 7 ribu dan turun di Kelurahan Karangpoh Kecamatan Tandes Surabaya untuk menemui temannya,” ujarnya.

Menurut kapolres alasan Alwi ke Surabaya mengaku kangen dengan teman-temannya. Niat mengatakan ke orang tuanya, namun takut tidak diperbolehkan, sehingga Alwi nekat berangkat sendiri.

Selama tinggal di Surabaya, Alwi memang pernah tinggal diadopsi oleh warga yang ngekos di Kelurahan Karangpoh Kecamatan Tandes. Karena bapak angkatnya meninggal dan ibu angkatnya sakit-sakitan, Alwi akan dikembalikan ke orangtua kandungnya. Lantaran, tidak mengetahui keberadaan orangtua kandungnya, ibu angkatnya membuat status di facebook.

Akhirnya, ayah kandungnya menanggapi dengan menjemput Alwi ke Surabaya dibawa ke Lumajang. Alwi dirawat oleh sang kakek selama 2 bulan. Setelah itu, Alwi diasuh tetangganya di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir. Setelah 6 bulan berada di Lumajang rupanya Alwi kangen dengan teman sepermainannya di Surabaya.

“Alhamdulilah Alwi dapat ditemukan dalam kondisi sehat dan dapat kembali bertemu dengan keluarganya,” pungas AKBP Arsal.

(fat/ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here