Cegah Penyebaran Covid-19, Pengunjung Kafe di Banyuwangi Di Rapid Test

0
333

Titaniumnews.id.Banyuwangi – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Kali ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menggelar rapid test terhadap pengunjung cafe dan restoran di Banyuwangi.

Kedatangan petugas berpakaian hazmat lengkap ini sempat membuat panik pengunjung, bahkan beberapa diantaranya mencoba melarikan diri. Namun, personil Polri, TNI, dan Satpol PP yang menutup akses Cafe berhasil mencegah aksi pengunjung yang didominasi kalangan pemuda tersebut.

“Mohon maaf, kami melakukan rapid test kepada tamu kafe yang datang. Mohon jangan beranjak. Kita lakukan untuk menjaga warga Banyuwangi agar tidak terkena Corona,” ujar Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin di salah satu Cafe Kelurahan Tukang Kayu, Kamis malam (16/04).

Petugas berpakaian APD (alat pelindung diri) lengkap langsung mengecek suhu badan pengunjung kafe menggunakan thermo gun. Beberapa warga yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat langsung dirapid test.

“Ada dua orang yang kita curigai langsung kita lakukan rapid. Namun hasilnya negatif. Selain itu kita antarkan yang bersangkutan ke rumah untuk karantina pribadi,” kata Kapolresta Banyuwangi.

Perwira dengan tiga melati di pundak tersebut mengimbau kepada para pengunjung cafe agar kembali ke rumah dan stay at home sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus.

“Langsung kita lakukan pembubaran. Kita harap mereka melakukan di rumah saja. Ngopi atau makan hendaknya di rumah saja. Ini bagian dari social dan physical distancing,” ujarnya.

Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara yang turut serta melakukan pengawasan rapid test secara random mengapresiasi kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Banyuwangi ini. Rapid test ini sebagai upaya pencegahan COVID-19.

“Ini upaya pemerintah dalam menjaga masyarakat agar tidak tertular,” Kata Made Cahyana.

Saat ini, kata Made, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Banyuwangi menyediakan sebanyak 5.000 alat rapid test. Diharapkan alat kesehatan tersebut dapat digunakan secara maksimal di Banyuwangi.

“Tidak hanya di cafe, tapi juga di perbatasan dan penyeberangan. Karena kita tidak mengetahui siapa yang terdampak corona dari para pemudik yang masuk ke Banyuwangi,” tutup Ketua DPRD Banyuwangi ini. (Tyo_1604)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here