Bincang Santai dengan Tukang Becak dan PKL, Polantas di Trenggalek Serukan Tertib Berlalu Lintas

0
211

Titaniumnews – Demi menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya yang melibatkan generasi millenial, Satlantas Polres Trenggalek melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas dengan sasaran yang beragam. Metode sosialisasi pun dilakukan dengan pendekatan personal maupun komunitas dengan tujuan agar lebih mudah diterima dan benar-benar bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti halnya yang dilakukan oleh unit dikyasa Satlantas pimpinan Iptu Agustyo, S.H. ini. Sembari patroli wilayah, dirinya bersama dengan beberapa personel lainnya menyempatkan diri singgah di pelataran rumah sakit dr. Soedomo Trenggalek.

Bukan tanpa sebab, disepanjang jalan tersebut banyak berjejer pedagang kaki lima maupun tukang becak yang setiap harinya berkutat dengan jalan raya.

“Ya, sekedar mampir, berbincang dan memberikan pemahaman kepada mereka tentang tertib berlalu lintas dan pentingnya keselamatan di jalan raya” Jelas Iptu Agustyo

Menurut Iptu Agustyo, dengan dialog dua arah, pihaknya bisa lebih mudah memberikan masukan dan himbauan sekaligus menjawab berbagai pertanyaan seputar tertib dan siplin berlalu lintas.

“Sosialisasi tidak harus memulu dalam suasana formal. Bagi mereka suasana santai yang terbentuk seperti ini justru lebh disukai” Imbuhnya

Beberapa materi yang disampaikan diantaranya mengenai taat rambu lali lintas utamanya pada perlintasan trafic light, kemudian penggunaan helm maupun safe belt bagi pengendara serta etika berlalu lintas lainnya yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Tujuan utama dari Millenial Road Safety Festival adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas. Diharapkan mereka bisa meneruskan sosialisasi ini baik kepada keluarga, tetangga maupun handai tolannya” Ujar Iptu Agustyo

Setelah mendengarkan penjelasan dari Iptu Agustyo, baik tukang becak maupun pada pedagang PKL sangat mengapresiasi dan mendukung gelaran MRSF ini. Apalagi sebagian besar diantaranya memilliki putra putri yang masih berusia 15 hingga 35 tahun.

Seperti diketahui bersama MRSF merupakan gerakan nasional keselamatan lalu lintas di gelar di 34 Provinsi se-Indonesia mulai tanggal 2 Februari hingga 31 Maret 2019. Khusus Jawa Timur, sesuai dengan jadual akan diselenggarakan pada tanggal 17 Maret 2019 di area jembatan Suramadu Surabaya dengan kegiatan diantaranya senam kolosal, jalan sehat, enterpreneur expo, safety riding, deklarasi pelopor keselamatan berlalu lintas dan free style sepeda motor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here